Landasan
Pemikiran Komunikasi Bisnis
Pengertian dan Cakupan Komunikasi
n Kemampuan
berkomunikasi menunjukkan keberhasilan seseorang dalam mengirim pesan-pesan
secara jelas, manusiawi, dan efisien.
n Bidang
komunikasi bisnis meliputi pengiriman dan penerimaan pesan-pesan dalam suatu
organisasi di antara dua orang, diantara sekelompok kecil masyarakat, atau
dalam satu atau beberapa bidang untuk mempengaruhi perilaku organisasi
n Komunikasi
bisnis merupakan suatu ajakan yang alami dan menggambarkan upaya untuk mempengaruhi
perilaku dalam organisasi.
n Presentasi
bisnis adalah presentasi lisan yang dilakukan oleh orang-orang yang tertarik
dengan penjualan gagasan, proses-proses program, produk dsb yang ditujukan
kepada berbagai kelompok yang memiliki kekuatan untuk merekomendasi atau
melakukan keputusan-keputusan pembelian
Bisnis Dalam Pandangan Komunikasi
Komunikasi
bisnis adalah :
•
Bentuk komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai
macam bentuk komunikasi baik komunikasi , verbal maupun nonverbal .
•
Komunikasi yang terjadi dalam dunia bisnis baik secara Internal , yakni
orang-orang yang ada dalam Perusahaan itu sendiri melakukan komunikasi , maupun
secara eksternal , yakni komunikasi perusahaan dengan pihak luar perusahaan.
Dalam
komunikasi kegiatan promosi bisnis biasanya meliputi :
1.
Kegiatan hubungan antar-manusia (human relation).
2.
Kegiatan hubungan masyarakat (publik relation).
3.
Kegiatan advertensi atau iklan.
Efektivitas
komunikasi ditentukan oleh beberapa hal :
1.
Persepsi
2.
Ketepatan
3.
Kredibilitas
4.
Pengendalian
5.
Kecocokan
Media
Promosi menggunalkan alat bantuan seperti :
1.
Surat Kabar
2.
Televisi
3.
Radio
4.
Majalah
5.
Buka toko (out-door)
6.
Direct Mail
Beberapa
karakteristik komunikasi bisnis yang baik
1.
Disusun menurut siapa yang akan menerima pesan dan informasi yang seperti apa
yang dibutuhkan.
2.
Disusun mempertimbangkan waktu dan biaya.
3.
Disusun untuk lebih dari satu tujuan.
4.
Disusun dengan memperhatikan kata dan informasi yang dikirimkan.
Difusi Dan Inovasi
Difusi Inovasi adalah
teori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah
kebudayaan. Teori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada tahun 1964 melalui
bukunya yang berjudul Diffusion of Innovations. Ia mendefinisikan difusi
sebagai proses di mana sebuah inovasi dikomunikasikan melalui berbagai saluran
dan jangka waktu tertentu dalam sebuah sistem sosial.
Inovasi
merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia atau unit
adopsi lainnya. Teori ini meyakini bahwa sebuah inovasi terdifusi ke seluruh
masyarakat dalam pola yang bisa diprediksi. Beberapa kelompok orang akan
mengadopsi sebuah inovasi segera setelah mereka mendengar inovasi tersebut.
Sedangkan beberapa kelompok masyarakat lainnya membutuhkan waktu lama untuk
kemudian mengadopsi inovasi tersebut. Ketika sebuah inovasi banyak diadopsi
oleh sejumlah orang, hal itu dikatakan exploded atau meledak.
Konsep Teori Difusi Inovasi
Tujuan utama dari difusi inovasi yaitu diadopsinya
suatu inovasi yakni gagasan, ilmu pengetahuan dan teknologi baik oleh individu
maupun kelompok sosial tertentu. Oleh karenanya Rogers mengemukakan
bahwa terdapat 4 karakteristik inovasi yang yang dapat mempengaruhi tingkat
adobsi dari individu maupun kelompok sosial tertentu.
a.
Keuntungan
Relatif (Relative Advantage)
Keuntungan relatif adalah bagaimana suatu inovasi yang
baru ini dapat dikatakan lebih baik dari inovasi sebelumnya atau justru tidak
lebih baik dari inovasi sebelumnya. Tolak ukuranya adalah bagaimana seorang adopter
merasakan langsung dampak dari inovasi tersebut yang menjadikanya puas ataupun
tidak puas pada sebuah inovasi. Semakin besar keuntungan relatif yang dirasakan
oleh adpoter akan menjadikan inovasi tersebut semakin capat untuk diadopsi oleh
suatu kelompok
b. Kesesuaian (compatibility)
Kesesuaian berkaitan dengan bagaimana suatu inovasi
itu dapat dikatakan sesuai dengan kondisi masyarakat, kebudayaan dan
nilai-nilai dalam masyarakat tersebut, serta tentu saja apakah sesuai dengan
kebutuhan yang ada. Jika sesuai dengan apa yang disebutkan makan suatu inovasi
itu akan mudah diadopsi bilamana tidak maka sebaliknya akan sulit diadopsi.
c. Kerumitan (complexity)
Kerumitan berkaitan dengan seberapa rumit suatu
inovasi dapat dipahami dan dijalankan oleh adopter. Semakin rumit tentu saja
akan semakin sulit untuk diadopsi begitu pula sebaliknya semakin mudah dipahami
maka inovasi tersebut akan semakin mudah untuk diadopsi.
d. Dapat diuji coba (triability)
Suatu inovasi akan lebih mudah diadopsi manakala
inovasi tersebut dapat di uji cobakan dalam kondisi sebenarnya. Bahwa suatu
inovasi tersebut, sesuai atau tidaknya dapat segera diketahui manakala dapat
dilihat melalui suatu uji coba. Dengan uji coba para adopter dapat mengetahui
kelebihan dan kekurangan dari inovasi tersebut sebelum diadopsi seluruhnya.
Umpan Balik
a.
Umpan depan adalah
informasi pengantar mengenai komunikasi masa mendatang yang meliputi
pesan-pesan verbal. Penguraian sandi
adalah suatu proses pemberian arti terhadap simbol-simbol yang diterima. Penerima adalah orang yang menerima
simbol-simbol
b.
Umpan balik adalah setiap
pesan verbal atau non verbal yang dikirimkan kembali kepada sumber yang
berhubungan dengan pesan sumber. Gangguan
adalah setiap faktor yang mengubah atau mencampuri penerimaan yang jelas. Konteks meliputi kondisi fisik dan
kondisi lain yang melingkupi tidakan komunikasi.
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar