Jumat, 30 Maret 2018

Bagian 1 : Latar Belakang dan Peranan Komunikasi dalam Dunia Bisnis

Konsep Komunikasi dalam penyelenggaraan bisnis

    Istilah komunikasi berasal dari bahasa Yunani commune (percakapan atau pergaulan) dan communion (bersama). Menurut KBBI istilah komunikasi mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan.
       Berikut beberapa defenisi komunikasi yang dikemukakan orang dan para ahli untuk memberikan batasan arti komunikasi. Pada dasarnya defenisi komunikasi harus dilihat dari kemanfaatannya untuk menjelaskan permasalahan yang di defenisikan.
1.                  Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia (ensiklopedia bebas), komunikasi adalah penyampaian informasi (pesan, ide, dan gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling memengaruhi diantara keduanya.
2.                  Defenisi komunikasi menurut beberapa ahli antara lain :
o                  Hovland, anis, dan Kelley (Forsdale, 1981), komunikasi adalah proses individu mengirim stimulus yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain.
o                  Louis Forsdale (1981), ahli komunikasi dan pendidikan, komunikasi adalah suatu proses memberikan sinyal menurut aturan tertentu sehingga dengan cara ini system dapat didirikan, dipelihara, dan diubah.
o                  Menurut Brent D. Ruben (1988), komunikasi manusia adalah suatu proses melalui mana individu dalam hubungannya, dalam kelompok, dalam organisasi, serta dalam masyarakat menciptakan dan mengirimkan maupun menggunakan informasi untuk mengkoordinasi lingkungannya dan orang lain.
o                  Menurut William J. Seller (1988), Komunikasi adalah proses yang mana symbol verbal dan nonverbal dikirimkan dan diterima serta diberi arti.
Selain karena dibutuhkannya aturan mengenai penyelenggaraan komunikasi, Peraturan Menkominfo nomor 01/ PER/ M.KOMINFO / 01 / 2010 ini juga dibuat dengan pertimbangan bahwa Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM. 20 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan komunikasi sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor : 30/PER/M.KOMINFO/09/2008 dipandang kurang sesuai dengan jaringan telekomunikasi yang telah berkembang, sehingga perlu diadakan revisi terhadap ketentuannya.
Komponen komunikasi
        Pada dasarnya komponen komunikasi ada lima, yaitu sbb:
1. Pengirim pesan adalah individu atau orang yang mengirim pesan.
2. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan oleh pengirim.
3. Saluran adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Antara lain:
·                     Channel merupakan gelombang suara dan cahaya diudara yang berfungsi sebagai saluran.
·                      Buku, surat kabar, film, dan televisi merupakan alat untuk menyampaikan pesan, tetapi saluran pokoknya tetap gelombang suara dan cahaya.
·                     Alat indra, seperti indra penciuman, indra perasa, dan indra peraba.
4. Penerima pesan adalah orang yang menerima pesan, menganalisis, serta enginterpretasikan isi pesan yang diterima.
5. Umpan balik (feedback) adalah respons terhadap pesan yang diterima dari pengirim pesan. Umpan balik ini membantu memberikan kejelasan kepada pengirim bahwa pesan yang dikirim dapat diterima oleh penerima atau sebaliknya.

Peran Komunikasi dalam Bisnis
  1. Mengatur Interaksi
Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa didalam komunikasi organisasi bukan hanya komunikasi organisasi saja, ada komunikasi verbal dan nonverbal didalamnya. Mengatur interaksi menggunakan pergeseran kontak mata, mengangkat alis, menggangukkan kepala ketika merasa setuju. Semua hal itu mengungkapkan apa yang ingin kita katakan melalui gerakan atau non verbal.
  1. Melengkapi Informasi
Melalui komunikasi non verbal dalam komunikasi organisasi. Mampu melengkapi sebuah informasi yang telah kita sampaikan.
  1. Mengekspresikan perasaan atau emosi
Aspek- aspek emosional dari komunikasi biasanya dilakukan dengan cara non verbal.
  1. Memperlihatkan kendali
Perilaku Non verbal ini bisa menciptakan kesan mengenai diri seseorang dalam sebuah komunikasi organisasi..
  1. Menyajikan citra
Menunjukkan rasa hormatnya dan menatap serta mendengarkan dengan penuh perhatian ketika atasannya sedang berbicara. 
  1. Memecahkan Persoalan
Setiap Bisnis pasti memiliki sebuah persoalan yang harus segera ditangani. Cara memecahkan masalah tersebut adalah dengan adanya komunikasi bisnis. Dapat diselesaikan dengan masing- masing anggota menyampaikan pendapat dalam sebuah forum atau rapat kerja. Komunikasi yang baik antar anggota sangatlah penting. Agar tidak terjadinya permusuhan antar anggota dalam sebuah bisnis.
  1. Menumbuhkan Kepercayaan Diri
Dengan adanya komunikasi bisnis, maka akan menumbuhkan rasa percaya diri pada anggota bisnis tersebut. Mereka akan menjadi percaya diri ketika mampu menyampaikan ide atau tanngapan mereka secara langsung.
  1. Meyakinkan
Melalui sebuah komunikasi kita mampu meyakinkan sesuatu.
  1. Mempelajari Dunia Sekitar
Dengan adanya komunikasi bisnis, Kita mampu mempelajari dunia sekitar kita. Kita bisa belajar bagaimana berbicara dengan baik, menyampaikan informasi dengan pas tanpa bertele- tele. Semua itu bisa kita pelajari ketika kita telah masuk dalam sebuah komunikasi bisnis.
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar