Bagian 1 : Latar Belakang
dan Peranan Komunikasi dalam Dunia Bisnis
Konsep
Komunikasi dalam penyelenggaraan bisnis
Istilah komunikasi berasal dari
bahasa Yunani commune (percakapan atau pergaulan) dan communion (bersama).
Menurut KBBI istilah komunikasi mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk
mencapai kebersamaan.
Berikut beberapa
defenisi komunikasi yang dikemukakan orang dan para ahli untuk memberikan
batasan arti komunikasi. Pada dasarnya defenisi komunikasi harus dilihat dari
kemanfaatannya untuk menjelaskan permasalahan yang di defenisikan.
1.
Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia
(ensiklopedia bebas), komunikasi adalah penyampaian informasi (pesan, ide, dan
gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling memengaruhi
diantara keduanya.
2.
Defenisi komunikasi menurut beberapa
ahli antara lain :
o
Hovland, anis, dan Kelley (Forsdale,
1981), komunikasi adalah proses individu mengirim stimulus yang biasanya dalam
bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain.
o
Louis Forsdale (1981), ahli komunikasi
dan pendidikan, komunikasi adalah suatu proses memberikan sinyal menurut aturan
tertentu sehingga dengan cara ini system dapat didirikan, dipelihara, dan
diubah.
o
Menurut Brent D. Ruben (1988),
komunikasi manusia adalah suatu proses melalui mana individu dalam hubungannya,
dalam kelompok, dalam organisasi, serta dalam masyarakat menciptakan dan
mengirimkan maupun menggunakan informasi untuk mengkoordinasi lingkungannya dan
orang lain.
o
Menurut William J. Seller (1988),
Komunikasi adalah proses yang mana symbol verbal dan nonverbal dikirimkan dan
diterima serta diberi arti.
Selain karena dibutuhkannya aturan mengenai
penyelenggaraan komunikasi, Peraturan Menkominfo nomor 01/ PER/ M.KOMINFO / 01
/ 2010 ini juga dibuat dengan pertimbangan bahwa Keputusan Menteri Perhubungan
Nomor : KM. 20 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan komunikasi sebagaimana
telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika
Nomor : 30/PER/M.KOMINFO/09/2008 dipandang kurang sesuai dengan jaringan
telekomunikasi yang telah berkembang, sehingga perlu diadakan revisi terhadap
ketentuannya.
Komponen
komunikasi
Pada dasarnya komponen
komunikasi ada lima, yaitu sbb:
1. Pengirim pesan adalah individu atau orang yang
mengirim pesan.
2. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan oleh pengirim.
2. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan oleh pengirim.
3. Saluran adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan
pesan. Antara lain:
·
Channel merupakan gelombang suara dan
cahaya diudara yang berfungsi sebagai saluran.
·
Buku, surat kabar, film, dan televisi
merupakan alat untuk menyampaikan pesan, tetapi saluran pokoknya tetap
gelombang suara dan cahaya.
·
Alat indra, seperti indra penciuman,
indra perasa, dan indra peraba.
4. Penerima pesan adalah orang yang
menerima pesan, menganalisis, serta enginterpretasikan isi pesan yang diterima.
5. Umpan balik (feedback) adalah respons terhadap pesan yang diterima dari pengirim pesan. Umpan balik ini membantu memberikan kejelasan kepada pengirim bahwa pesan yang dikirim dapat diterima oleh penerima atau sebaliknya.
5. Umpan balik (feedback) adalah respons terhadap pesan yang diterima dari pengirim pesan. Umpan balik ini membantu memberikan kejelasan kepada pengirim bahwa pesan yang dikirim dapat diterima oleh penerima atau sebaliknya.
Peran
Komunikasi dalam Bisnis
- Mengatur
Interaksi
Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa didalam komunikasi
organisasi bukan hanya komunikasi organisasi saja, ada komunikasi verbal dan
nonverbal didalamnya. Mengatur interaksi menggunakan pergeseran kontak mata,
mengangkat alis, menggangukkan kepala ketika merasa setuju. Semua hal itu
mengungkapkan apa yang ingin kita katakan melalui gerakan atau non verbal.
- Melengkapi
Informasi
Melalui komunikasi non verbal dalam komunikasi organisasi. Mampu
melengkapi sebuah informasi yang telah kita sampaikan.
- Mengekspresikan
perasaan atau emosi
Aspek- aspek emosional dari komunikasi biasanya dilakukan dengan
cara non verbal.
- Memperlihatkan
kendali
Perilaku Non verbal ini bisa menciptakan kesan mengenai diri
seseorang dalam sebuah komunikasi organisasi..
- Menyajikan
citra
Menunjukkan rasa hormatnya dan menatap serta mendengarkan dengan
penuh perhatian ketika atasannya sedang berbicara.
- Memecahkan
Persoalan
Setiap Bisnis pasti memiliki sebuah persoalan yang harus segera
ditangani. Cara memecahkan masalah tersebut adalah dengan adanya komunikasi
bisnis. Dapat diselesaikan dengan masing- masing anggota menyampaikan pendapat
dalam sebuah forum atau rapat kerja. Komunikasi yang baik antar anggota
sangatlah penting. Agar tidak terjadinya permusuhan antar anggota dalam sebuah
bisnis.
- Menumbuhkan
Kepercayaan Diri
Dengan adanya komunikasi bisnis, maka akan menumbuhkan rasa
percaya diri pada anggota bisnis tersebut. Mereka akan menjadi percaya diri
ketika mampu menyampaikan ide atau tanngapan mereka secara langsung.
- Meyakinkan
Melalui sebuah komunikasi kita mampu meyakinkan sesuatu.
- Mempelajari
Dunia Sekitar
Dengan adanya komunikasi bisnis, Kita mampu mempelajari dunia
sekitar kita. Kita bisa belajar bagaimana berbicara dengan baik, menyampaikan
informasi dengan pas tanpa bertele- tele. Semua itu bisa kita pelajari ketika
kita telah masuk dalam sebuah komunikasi bisnis.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar