Sabtu, 31 Maret 2018


Bagian 2 : Keuntungan Menjadi  Komunikator Dunia Bisnis

1.     Melihat Perilaku Konsumen

Definisi perilaku konsumen sendiri mengarah pada bagaimana memahami tindakan-tindakan yang dilakukan konsumen dalam hubungannya dengan produk. Tindakan yang dimaksud dapat berupa keputusan konsumen dalam memilih suatu produk. Keputusan konsumen tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain dapat dilihat dari pertanyaan-pertanyaan berikut,
a.       Mengapa konsumen membeli produk tersebut?
b.      Untuk apa konsumen membeli produk tersebut?
c.       Di mana konsumen bisa mendapatkan produk tersebut?
d.      Dan seberapa sering konsumen membeli produk tersebut?
Maka seorang marketer harus dapat mengetahui perilaku konsumen atau faktor yang mendasari pengambilan keputusan dari konsumen mereka atau target konsumen yang dituju agar strategi marketing mereka lebih tepat sasaran.
Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam keputusan pembelian , yaitu :

INTERNAL
Faktor internal konsumen meliputi :
a.       Persepsi
Setiap konsumen memiliki sudut pandang dan persepsi yang berbeda-beda dalam melihat dan memahami setiap permasalahan yang dihadapi. Oleh sebab itu penting bagi kita untuk mengetahui hal apa yang mendasari terbentuknya suatu persepsi konsumen. Secara sederhana persepsi adalah reaksi yang timbul dari suatu rangsangan terhadap suatu objek, yang lebih jauhnya bereaksi pada keputusan. Jadi persepsi itu terbentuk melalui indra-indra yang dimiliki oleh manusia.
b.      Kepribadian dan Gaya Hidup
Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, dan secara umum pembentukan kepribadian tersebut dipengaruhi oleh berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Kepribadian sering diartikan sebagai karateristik individual yang merupakan perpaduan dari sifat, temperamen, kemampuan umum dan bakat yang dalam perkembangannya dipengaruhi oleh individu dan lingkungan.
c.       Motivasi
Motivasi adalah aktivitas perilaku yang bekerja dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan. Sedangkan definisi untuk motivasi konsumen adalah keinginan yang ingin dipenuhi oleh individu konsumen tersebut terhadap setiap produk yang ingin dimiliki demi mencapai tujuan yang diharapkan.

2. EKSTERNAL
Perilaku konsumen menjadi hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan khususnya oleh seorang marketer. Dengan mengetahui perilaku konsumen dalam membeli suatu barang maka seorang marketer dapat menentukan dengan tepat pilihan strategi yang harus digunakan. Yang mana dalam perilaku ini hal yang harus diperhatikan oleh seorang marketer, yaitu perilaku konsumen dipengaruhi oleh dua faktor. Dua faktor tersebut adalah faktor internal dan faktor eksternal.

2. Menentukan Strategi Komunikasi yang Tepat
Banyak strategi pemasaran yang berhasil hanya dengan menggunakan trik-trik sederhana saja. Semua strategi bertuju pada satu inti; untuk meningkatkan kesadaran target pengguna terhadap merek yang ditawarkan guna mendorong penjualan dan pendapatan.

Model PESO
Strategi model PESO ini dipelopori oleh pakar pemasaran dan humas Gini Dietrich. Ia mempunyai tujuan yaitu mendorong professional PR dalam hal mengurangi ketergantungan mereka terhadap pembelian media tradisional, seperti media cetak, siaran, radio maupun digital. Dengan meningkatnya pembuatan konten pemasaran, inbound marketing serta social media marketing, model PESO mempunyai daya tarik tersendiri untuk menjadi fondasi perusahaan dalam melakukan strategi pemasaran. Dengan kata lain, model PESO memudahkan anda dalam mengkategorikan konten dan komunikasi mana yang paling efektif untuk disalurkan ke dalam media yang berbeda. Ini membantu anda untuk mengintegrasikan usaha pemasaran anda dengan lebih baik dan mengindentifikasikan peluang-peluang yang tersedia.
Keempat kaegori dalam model PESO tersebut yaitu:
a) Paid media
Paid media adalah pemasangan iklan-iklan melalui media berbayar yang diantaranya mencakup iklan di media sosial, iklan melalui sponsor, iklan bayar per klik serta konten online lainnya yang mengharuskan kita untuk membayar sejumlah uang.
b) Earned media
Earned media adalah ketika para fans atau followers melakukan respon terkait merek, produk serta layanan yang ditawarkan oleh perusahaan anda. Bentuk respon bisa melalui retweet, likes, shares ataupun aktivitas viral marketing lainnya. Ini dapat pula diciptakan melalui liputan media, kutipan artikel, wawancara, ulasan serta kegiatan lain yang merekomendasikan merek terkait.
c) Shared media
Shared media atau media bersama mengacu pada segala sesuatu yang berkaitan dengan media sosial dan tidak membutuhkan budget dalam kegiatan pemasarannya.
d) Owned media
Owned media adalah media yang dimiliki, dibuat serta dikendalikan sendiri oleh perusahaan. Ini dapat berupa situs web, blog, email, presentasi online, video online, ebooks, konten media sosial dan sebagainya.

2. Model NICE
Tujuan dari model NICE ini adalah untuk memastikan Anda agar dapat menghasilkan konten yang tepat untuk target pengguna yang tepat pada waktu yang tepat pula. Alih-alih mengandalkan di mana dan bagaimana konten akan dipublikasikan seperti yang ada pada Model PESO, Model NICE ini berfokus kepada siapa, kapan dan mengapa. Ini akan membantu anda untuk menyampaikan pesan secara efektif serta tepat sasaran.
Keempat langkah yang dianjurkan dalam pelaksanaan model NICE ini adalah:
a) New
Langkah pertama yang sangat penting adalah bagaimana cara untuk mendapatkan target potensial baru dalam bisnis anda. Ini dapat dilakukan dengan membangun kesadaran mengenai merek terkait, Beberapa strategi yang bisa dijalankan diantaranya: search engine optimization, search engine marketing, iklan, lead magnet, media sosial, penerbitan konten dan kerjasama dengan para blogger.
b) Interest
Langkah selanjutnya adalah bagaimana cara mengkonversi kesadaran potensial pelanggan mengenai merek anda untuk kemudian berubah menjadi rasa ketertarikan. Itu berarti anda perlu terus berupaya untuk menarik minat mereka terhadap produk dan layanan. Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari, minggu, bulan atau lebih lama, tergantung pada siklus penjualan produk anda. Interaksi awal adalah kunci keberhasilan menarik minat potensial pelanggan. Ini bisa dilakukan melalui email pemasaran, blogging, konten video, infographics dan banyak lagi.
c) Convert
Tidak hanya sampai pada rasa ketertarikan, anda harus terus mendorong potensial pelanggan agar akhirnya mau untuk membeli produk anda. Pemasaran serta penargetan yang dilakukan secara periodical akan menjadi sangat efektif dalam keberlangsungan bisnis anda. Anda bisa melakukannya dengan menguji coba pemasaran mana yang paling tepat untuk dijalankan guna memaksimalkan laba atas investasi anda.
d) Engage
Begitu pada akhirnya potensial pelanggan mengambil tindakan untuk membeli produk anda, pekerjaan anda belum bisa dinyatakan berakhir begitu saja. Anda harus tetap mengembangkan loyalitas pengguna terhadap merek anda, mendorong pembelian berulang serta menyebarkan pemasaran melalui mulut ke mulut. Keterlibatan pengguna merek sangat penting dalam strategi ini guna menarik pengguna baru. Ini bisa dilakukan melalui promosi khusus, media sosial, konten pendidikan, dan sebagainya.

Mengapa Anda harus merencanakan strategi komunikasi yang efektif, dan efisien? Oleh karena perencanaan strategi akan memberikan kontribusi yang luar biasa pada keberhasilan.
Rencana Strategi Komunikasi
Strategi komunikasi ini direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu, memiliki target audiensi khusus, serta didesain dan disampaikan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Strategi ini bisa berubah oleh aturan, praktik organisasi, atau perilaku individu.
Perlunya Rencana Strategi Komunikasi
Komunikasi adalah bagian dari keseluruhan proses implementasi strategi. Komunikasi ini seharusnya direncanakan secara strategis, namun di tahap awal, pada praktiknya banyak orang yang kurang begitu memerhatikan.
Apa perbedaan besar antara komunikasi yang direncanakan secara strategis dan yang tidak? Bila direncanakan, kondisinya adalah sebagai berikut:
a.       Target, audiensi, serta pesan akan terklarifikasi, sebelum memutuskan media apa yang dipilih untuk menyampaikan pesan komunikasi.
b.      Individu yang kreatif akan merencanakan untuk bisa mencapai hasil yang diharapkan.
c.       Anda bisa lebih fokus pada audiensi, pesan, dan isi.
d.      Media dipertimbangkan sebagai alat untuk mencapai tujuan.
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar